1. Kematian bisa
datang kapan saja. Kita hanya bisa pasrah. (Yurripe)
2. Aku hanya ingin melihat Dewa dan menghadapinya. Saat ada sesuatu yang buruk terjadi, dia tidak melakukan apa-apa. Aku tidak menerima nasibku. ( Yurripe )
3. Kalau aku punya kenangan seperti itu, aku pasti menginginkan "Seandainya aku tidak ada". ( Yurripe )
4. Manusia yang bunuh diri pasti tidak akan melawan Dewa seperti aku ini. ( Yurripe )
5. Musik itu menyahut untukku, melawan ketikadilan yang kuhadapi. ( iawasawa )
6. Saat aku hidup dalam kehampaan, aku mulai bernyanyi. ( Iwasawa )
7. Terus bernyanyi seperti ini. Itulah alasan aku ada. Seperti musik ini menyelamatkanku. Aku bisa menyelamatkan orang lain. ( iwasawa )
8. Kehilangan kepercayaan dan tugasnya bersamaan. Meratapinya.. Sendirian.. Memakan tahu sichuan untuk menghibur dirinya. ( otonashi )
9. Kalian semua punya hak menjadi Dewa. Tapi masih terhalang dengan kepedihan hidup kalian. ( hinata )
10. Aku tidak tahu untuk apa aku hidup. Entah apa alasannya. Aku tidak tertarik pada orang lain. Adalah jalanku untuk hidup melewati hidup orang lain. Hanya bekerja untuk mencukupi hidup sampai besok. ( Otonashi )
11. Kebahagiaan yang tidak pernah kusadari. Tidak sempat kunikmati. Waktu-waktu yang sudah tidak bisa kurasakan lagi. Untukku, sudah tidak ada yang tersisa lagi. ( Otonashi
12. Mungkin aku bisa mencari alasan lain untuk hidup. Alasan untuk hidup, mungkin aku bisa menemukannya lagi. ( Otonashi )
13. Sampai kau mengajariku untuk menemukan tujuan hidupku. Aku sudah menemukannya. Tapi.. ditengah jalan menuju impianku, aku mati. Mati tanpa mencapai apapun. ( Otonashi )
14. Aku tidak tahu bagaimana saat kau hidup. Aku tidak peduli apapun kekuranganmu. Tidak bisa berjalan, ataupun tidak bisa berdiri sekalipun. Bahkan walaupun kita tidak akan punya anak. Walau apapun, aku akan menikahimu. Selamanya ingin bersamamu. Kau yang sekarang disini, bukan bukan kau yang lain. ( Hinata )
15. Menikah adalah puncak kebahagiaan untuk wanita.( Yui )

Tidak ada komentar:
Posting Komentar